Dalam system POS, terdapat 2 jenis closingan yang penting :

Berikut ini adalah langkah - langkah terkait cara melakukan closing, baik itu closing shift

  1. Masuk ke menu shift dengan cara klik garis 3 pada bagian kiri atas

    55. Start Shift_1.PNG

  2. Klik menu “Shift” yang berada dibawah menu “Point of Sales”

    56. Start Shift_2.PNG

  3. Pilih menu “Current Shift”

  4. Jika uang modal ditarik kembali saat pergantian shift, lakukan cash out atau penarikan modal terlebih dahulu sejumlah sisa uang modal. (Jika ada pengeluaran atau pembelian pada shift tersebut, sesuaikan jumlahnya. Jika tidak ada pembelian, maka nilai uang modal yang ditarik sama dengan jumlah uang modal yang dimasukkan di awal). Tujuannya agar jumlah uang tunai pada laporan closing benar-benar murni berasal dari transaksi customer saja.

  5. Hitung dan catat secara manual semua uang yang masuk pada shift ini, baik dari transaksi tunai maupun non tunai. Pencatatan ini penting untuk pencocokan antara data pada laporan shift dari sistem dengan catatan manual Anda.

  6. Jika langkah nomor 5 sudah selesai dilakukan, maka kalian tinggal klik “End Shift”

    95. End Shift_1.png

  7. Setelah itu akan muncul pop up “Cash Declare”

    96. End Shift_2.PNG

  8. Masukkan total nominal uang tunai yang sudah kalian hitung dan catat secara manual tadi ke “Cash Nominal”

  9. Setelah itu klik tombol “Confirm”

    97. End Shift_3.PNG

  10. Setelah itu proses End Shift sudah selesai dan akan terprint laporan yang berisi data terkait omset pada shift saat itu

  11. Cocokkan data uang tunai yang telah dihitung secara manual dengan data pada "Cash Detail". Nilai "Cash Transaction" pada Cash Detail akan sama dengan "Total Cash" pada Payment Detail, karena Cash Transaction mencatat seluruh uang tunai dari transaksi pelanggan. Sementara itu, nilai "Cash In" dan "Cash Out" pada Cash Detail mencatat semua pemasukan dan pengeluaran uang dari laci uang (Cash Drawer) di luar transaksi pelanggan

    98. End Shift_4.PNG

    99. End Shift_5.PNG

  12. Setelah itu langkah terakhir dalam pencocokan adalah membandingkan antara nilai di “Cash In Drawer” dengan nilai di “Cash Declare”. Perlu di ketahui, Cash Drawer berasal dari pencatatan pada system. Sedangkan Cash Declare berasal dari pencatatan hasil kalian menghitung secara manual dari uang yang ada di laci uang (Cash Drawer)

    99. End Shift_5.PNG

  13. Jika semua nya sudah cocok antara catatan manual dengan data yang ada di system, maka tidak ada masalah pada shift kalian

  14. Lakukan proses ini setiap pergantian shift dan serahkan printan laporan shift ini kepada management agar dapat di data dan dicocokkan kembali oleh Accounting