Dalam system POS, terdapat 2 jenis closingan yang penting :
Closing Shift (End of Shift / tutupan shift)
Biasa dilakukan setiap kali terjadi pergantian shift antar kasir. Hal ini wajib dilakukan apabila dari pihak management mewajibkan untuk mencatat laporan per shift. Closing shift dapat dilakukan meskipun masih ada transaksi yang gantung
Closing Kasir (End of Day / tutupan harian)
Dilakukan sebanyak 1x setiap hari nya setiap akhir jam operasional atau sebelum tutup. Closing kasir hanya bisa dilakukan ketika semua transaksi sudah terbayarkan semua dan tidak ada bill yang masih gantung
Berikut ini adalah langkah - langkah terkait cara melakukan closing, baik itu closing shift
Masuk ke menu shift dengan cara klik garis 3 pada bagian kiri atas

Klik menu “Shift” yang berada dibawah menu “Point of Sales”

Pilih menu “Current Shift”
Jika uang modal ditarik kembali saat pergantian shift, lakukan cash out atau penarikan modal terlebih dahulu sejumlah sisa uang modal. (Jika ada pengeluaran atau pembelian pada shift tersebut, sesuaikan jumlahnya. Jika tidak ada pembelian, maka nilai uang modal yang ditarik sama dengan jumlah uang modal yang dimasukkan di awal). Tujuannya agar jumlah uang tunai pada laporan closing benar-benar murni berasal dari transaksi customer saja.
Hitung dan catat secara manual semua uang yang masuk pada shift ini, baik dari transaksi tunai maupun non tunai. Pencatatan ini penting untuk pencocokan antara data pada laporan shift dari sistem dengan catatan manual Anda.
Jika langkah nomor 5 sudah selesai dilakukan, maka kalian tinggal klik “End Shift”

Setelah itu akan muncul pop up “Cash Declare”

Masukkan total nominal uang tunai yang sudah kalian hitung dan catat secara manual tadi ke “Cash Nominal”
Setelah itu klik tombol “Confirm”

Setelah itu proses End Shift sudah selesai dan akan terprint laporan yang berisi data terkait omset pada shift saat itu
Cocokkan data uang tunai yang telah dihitung secara manual dengan data pada "Cash Detail". Nilai "Cash Transaction" pada Cash Detail akan sama dengan "Total Cash" pada Payment Detail, karena Cash Transaction mencatat seluruh uang tunai dari transaksi pelanggan. Sementara itu, nilai "Cash In" dan "Cash Out" pada Cash Detail mencatat semua pemasukan dan pengeluaran uang dari laci uang (Cash Drawer) di luar transaksi pelanggan


Setelah itu langkah terakhir dalam pencocokan adalah membandingkan antara nilai di “Cash In Drawer” dengan nilai di “Cash Declare”. Perlu di ketahui, Cash Drawer berasal dari pencatatan pada system. Sedangkan Cash Declare berasal dari pencatatan hasil kalian menghitung secara manual dari uang yang ada di laci uang (Cash Drawer)

Jika semua nya sudah cocok antara catatan manual dengan data yang ada di system, maka tidak ada masalah pada shift kalian
Lakukan proses ini setiap pergantian shift dan serahkan printan laporan shift ini kepada management agar dapat di data dan dicocokkan kembali oleh Accounting